Kami datang ke pelatihan sebagai seorang peserta yang membawa "gelas kosong"—penuh semangat, rasa ingin tahu, dan mimpi, tetapi belum memiliki nama brand atau legalitas digital yang jelas.
Di dalam ruangan pelatihan, saat mentor menjelaskan tentang pentingnya identitas bisnis dan dunia digital, di situlah inspirasi itu datang. Kami memilih bidang usaha toko buku, dengan pilihan segmennya belum jelas. Pokoknya toko buku saja.
Ketika diskusi kecil dengan Salman (adik ipar), lahirlah nama Bookstore Ambusiti sebagai identitas resmi kita. Dan langsung mengunci nama tersebut di Google Bisnisku hingga akhirnya resmi mengudara.
Telat sadar, ternyata nama itu salah tulis. Nama spesifiknya ("Ambusiti") seharusnya di depan, baru diikuti jenis usahanya ("Bookstore"). Jadi, ejaan standar yang benar secara tata bahasa adalah Ambusiti Bookstore.
Tapi yah sudah lah.... Bookstore AmbuSiti sudah didaftarkan di Google Maps.
Kami juga harus berterima kasih kepada Mas Jazuli ; orang pertama yang menulis ulasan saat toko mulai aktif di Google Bisnisku pada akhir tahun 31 Desember 2019. Luar Biasa.
Terima Kasih Salman, terima kasih Mas Jazuli. Terima kasih seluruh Konsumen kami tercinta.
Menuju tahun ke-6 alhamdulillah kami masih berdiri, masih bertahan. Nyakin terus tumbuh.

No comments:
Post a Comment