Buku IQRA, Quran Huruf Bombay, dan Quran Saku

Dalam 5 (lima) tahun terakhir, pengalaman kami mengelola Wakaf Qur'an melalui gerakan WaquHaqu memberikan dampak yang sangat besar, khususnya dalam memetakan pola kebutuhan di lapangan. 

Salah satu temuan penting kami adalah tentang pemenuhan "Tipe Bacaan".
Sebagai contoh
beberapa majelis taklim ternyata membutuhkan Buku Iqro
dalam jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan Al-Qur'an itu sendiri.

Sementara itu di tempat lain
ada kebutuhan mendesak untuk Al-Qur'an format per-Juz.
Format ini sangat diminati dan dimanfaatkan oleh
ibu-ibu majelis taklim yang memiliki jadwal mengaji seminggu dua kali.

Berdasarkan catatan kami
ada pola lapangan yang hampir serupa di setiap majelis di berbagai kota, yaitu
santri yang mengaji mayoritas berusia TK dan SD. 

Sangat sedikit anak usia SMP dan SMA yang ikut mengaji di majelis tradisional. 

Kami berpandangan bahwa anak remaja membutuhkan suasana dan lingkungan mengaji yang berbeda.

Atas dasar situasi tersebut
kami melakukan uji coba dengan membagikan Al-Qur'an Saku yang lebih personal
dan dilengkapi terjemahan. 

Hasilnya luar biasa! Anak-anak remaja sangat menyukai Quran Saku-nya. 

Bahkan, mereka kini bersemangat menjadi tutor sebaya untuk membantu ustadz atau ustadzah membimbing adik-adik tingkat mereka.

Kesimpulan WaquHaqu tentang Tipe Bacaan:

  1. Buku Iqro & Al-Qur'an Huruf Bombay (Ukuran Besar/B5) : 

    Sangat cocok untuk anak-anak TK serta SD tingkat awal dan lanjut.

  2. Al-Qur'an Saku (Huruf Rasm Usmani + Terjemahan) : 

    Menjadi pilihan favorit anak usia SMP dan SMA.

  3. Al-Qur'an Per-Juz (Huruf Rasm Usmani) : 

    Sangat ideal untuk program khusus khataman bersama.

Kebijakan Alokasi Jumlah Bantuan

Catatan penting berikutnya adalah mengenai permohonan atau permintaan
Al-Qur'an dalam jumlah besar (di atas 100 eksemplar) untuk satu majelis atau madrasah. 

Jika permintaannya mencapai angka tersebut, kemungkinan besar WaquHaqu akan menolaknya.

Namun, jika jumlah yang diajukan berkisar di angka 30 eksemplar
ditambah variasi Buku Iqro dan kitab-kitab dasar
permohonan tersebut pasti akan kami pertimbangkan.

Alasan di balik kebijakan ini adalah :

  1. Skala Kelembagaan : 

    Permintaan dalam skala besar biasanya datang dari pesantren atau
    sekolah formal. 

    Wilayah ini idealnya diakomodasi oleh lembaga wakaf yang lebih besar atau instansi pemerintah seperti Kementerian Agama dan Baznas.

  2. Efektivitas Pemanfaatan : 

    Berdasarkan pengalaman kami,
    jika masjid atau madrasah meminta dalam jumlah yang terlalu besar
    sekitar 50% dari Al-Qur'an yang dikirim sering kali berakhir
    hanya menjadi pajangan di lemari.

Melalui gambaran di atas, gerakan WaquHaqu memilih untuk tetap fokus
mendukung madrasah atau majelis taklim kecil,
khususnya yang dikelola langsung oleh ustadz dan ustadzah di rumah pribadi mereka. 

Kondisi ini sangat ideal bagi kelompok gerakan kami yang ruang lingkupnya masih terbatas, namun memiliki mimpi yang sangat besar.

Terima kasih atas dukungan Anda bersama WaquHaqu.


No comments:

Post a Comment